TAJUKNASIONAL.COM Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yakni Luhut Binsar Pandjaitan atau LBP, mengkritik pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis atau MBG.
Terutama di masa awal-awal pelaksanaan MBG silam.
MBG atau Makanan Bergizi Gratis yang dijalankan di bawah komando Badan Gizi Nasional sendiri adalah satu di antara program strategis pemerintah Indonesia.
Di Bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
MBG atau Makanan Bergizi Gratis yang dijalankan oleh BGN ini, bahkan masuk dalam program prioritas nasional.
Baca Juga: Bermanfaat bagi Masyarakat, EMUD Jawa Timur Dukung Program MBG Presiden Prabowo
Yang tertuang dalam RPJMN 2025–2029.
Program MBG ini dirancang sebagai investasi jangka panjang pemerintah.
Dengan tujuan dan harapan bisa menjadi investasi untuk membangun sumber daya manusia yang unggul.
Dana super jumbo pun digelontorkan Pemerintah Indonesia untuk menjalankan program MBG ini.
Pada 2026 saja, Rp 268 triliun.
Baca Juga: [VIRAL] Demo Ibu-ibu Dukungan MBG di Pontianak, Mitra Keluhkan Kebijakan Baru BGN
Setelah sebelumnya sempat direncanakan sebesar Rp 335 triliun.
Belakangan, program mulia ini malah berbuah tiga unsur pimpinan yang ditangkap Kejaksaan Agung Republik Indonesia atau Kejagung RI.
