TAJUKNASIONAL.COM Dunia tengah mengalami perubahan besar akibat perkembangan teknologi yang pesat.
Namun, Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, menilai bahwa kunci utama masa depan bukan hanya teknologi, melainkan peran manusia, khususnya generasi muda.
Dalam kuliah umum di Seoul National University pada 23 April 2026, Ibas—sapaan akrabnya—menegaskan bahwa generasi muda bukan sekadar penerus, tetapi juga perancang masa depan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh akademisi dan mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia dan Korea Selatan.
Ia menyoroti besarnya potensi generasi Z dan Alpha sebagai kekuatan global baru yang didukung kreativitas serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital.
Dalam konteks ini, ia menyinggung berkembangnya konsep ekonomi kreator sebagai era baru, di mana ide dan inovasi menjadi modal utama dalam menciptakan nilai ekonomi.
Ibas juga mencontohkan keberhasilan Korea Selatan dalam memanfaatkan budaya sebagai kekuatan global melalui karya populer seperti Squid Game, Blackpink, dan film Parasite.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi serupa dengan kekayaan budaya dan kreativitas generasi mudanya.
Baca juga: Lakukan Penyelidikan Komprehensif, Demokrat Minta Investigasi Tuntas Kecelakaan KA di Bekasi Timur
Ia menekankan pentingnya menjaga identitas nasional di tengah arus globalisasi. Globalisasi, kata dia, seharusnya memperkuat kontribusi bangsa, bukan menghilangkan jati diri.
