Sejauh ini, skema dan formasi favorit Lionel Scaloni sendiri di banyak pertandingan yang dijalani Timnas Argentina adalah 4-3-3.
Di mana formasi ini adalah skema cair yang bisa berubah menjadi 4-4-2 saat bertahan dan diperlukan transisi cepat sebaliknya.
Skema ini bisa membuat Lionel Messi Dkk memaksimalkan keunggulan dan kecepatan pemain sayapnya untuk mengeksploitasi pertahanan lawan.
Serta meredam dominasi barisan tengah Timnas Spanyol di bawah arahan Luis de la Fuente yang dikenal gemar menumpuk pemain di tengah menggunakn formasi 4-2-3-1.
Saat menguasai bola, Lionel Messi Dkk bisa merenggangkan pertahanan rapat formasi Luis de la Fuente tersebut.
Dan mencari momentum serangan cepat memaksimalkan kecepatan pemain depan.
Apalagi, skema 4-2-3-1 itu dikenal punya kelemahan dalam transisi dari menyerang ke bertahan yang memaksa gelandang harus bekerja dengan mobilitas dan stamina ekstra.
Yang kerap kali harus ditebus dengan terlambatnya para gelandang membantu bek menutup ruang saat mendapat serangan balik cepat!
Akankah skema itu benar-benar diterapkan Lionel Scaloni di laga Argentina Vs Spain 2026 pada duel Final Piala Dunia 2026 nanti?
