Profil Mathew Baker, Bek 17 Tahun yang Dipanggil Timnas Indonesia Senior di FIFA Match Day

TAJUKNASIONAL.COM Nama Mathew Baker mendadak menjadi sorotan pecinta sepak bola Indonesia. Bek muda berusia 17 tahun itu masuk dalam daftar 23 pemain Timnas Indonesia senior untuk agenda FIFA Match Day Juni 2026.

Pemanggilan Mathew Baker menjadi salah satu kejutan terbesar dalam skuad Garuda kali ini.

Sebelumnya, ia lebih banyak diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia kelompok umur, termasuk untuk Piala AFF U-19 2026.

Namun, pelatih Timnas Indonesia John Herdman memilih membawa Baker naik kelas ke skuad senior. Keputusan ini menarik perhatian karena Baker masih sangat muda dibandingkan mayoritas pemain lain yang menghuni Timnas Indonesia.

Mathew Ryan Baker lahir di Melbourne, Australia, pada 13 Mei 2009. Meski lahir dan besar di Australia, Baker memiliki darah Indonesia dari sang ibu. Sementara itu, ayahnya berasal dari Australia.

Baca Juga: Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia U-20 di Grup H, Hadapi Australia Hingga Malaysia

Pemain muda dengan tinggi sekitar 176 sentimeter itu memilih membela Indonesia di level internasional. Keputusan tersebut membuatnya masuk dalam daftar pemain diaspora yang menjadi bagian dari proyek jangka panjang Timnas Indonesia.

Saat ini, Baker bermain untuk Melbourne City, klub Australia yang dikenal memiliki akademi sepak bola berkualitas. Klub tersebut cukup rutin melahirkan pemain muda berbakat dengan pembinaan modern dan terstruktur.

Secara posisi, Baker dikenal sebagai pemain bertahan yang fleksibel. Posisi naturalnya adalah bek kiri, tetapi ia juga bisa dimainkan sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan.

Fleksibilitas itu menjadi nilai tambah bagi Baker. Dalam sepak bola modern, pemain yang mampu menjalankan beberapa peran sangat dibutuhkan, terutama untuk menghadapi jadwal padat dan kebutuhan taktik yang berbeda-beda.

Perjalanan karier Baker dimulai dari akademi Malvern City. Setelah itu, ia melanjutkan pengembangan bakatnya di Box Hill United sebelum akhirnya bergabung dengan akademi Melbourne City pada 2021.

Sejak masuk Melbourne City, perkembangan Baker disebut cukup pesat. Ia mendapat lingkungan kompetitif yang membantunya meningkatkan kemampuan teknik, pemahaman taktik, dan mental bermain.

Sebelum dipanggil ke Timnas Indonesia senior, Baker sudah menjadi salah satu pemain penting di kelompok umur. Ia pernah memperkuat Timnas Indonesia U-16 dan U-17 dalam sejumlah agenda internasional.

Di level kelompok umur, Baker dikenal sebagai bek yang tenang, kuat dalam bertahan, dan mampu membantu membangun serangan dari belakang. Sebagai pemain berkaki kiri, ia memiliki kelebihan dalam distribusi bola serta akurasi umpan.

Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Main Perdana Lawan Myanmar

Pemanggilan ke Timnas senior menjadi momen penting dalam kariernya. Awalnya, Baker dipersiapkan untuk Timnas Indonesia U-19. Namun, performanya selama latihan dinilai mampu mencuri perhatian John Herdman.

Masuknya Baker ke skuad senior juga bertepatan dengan absennya sejumlah pemain belakang utama, termasuk Jay Idzes yang masih menjalani pemulihan cedera. Situasi ini membuka peluang bagi Baker untuk mendapat pengalaman lebih cepat di level tertinggi.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini