TAJUKNASIONAL.COM Nama Fadly Alberto kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Bukan semata karena kiprahnya bersama tim nasional kelompok umur, melainkan setelah dirinya diduga terlibat dalam insiden keras pada laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara FC melawan Dewa United di Stadion Citarum, Minggu (19/4/2026).
Dalam pertandingan yang dimenangi Dewa United 2-1 itu, video kericuhan seusai laga viral di media sosial dan menyeret nama Fadly Alberto ke pusat perhatian.
Pemain ini jadi sorotan, usai dirinya diduga melakukan tendangan kungfu pada laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara FC vs Dewa United.
Di luar kontroversi tersebut, Fadly Alberto dikenal sebagai salah satu pemain muda potensial Indonesia.
Baca Juga: Daftar Tim Bisa Buat Timnas Indonesia U-17 Lolos ke ke 32 Besar Piala Dunia U-17 2025
Berdasarkan data profil pemain, Fadly Alberto Hengga lahir di Timika pada 22 Juni 2008, berposisi utama sebagai sayap kiri, dan saat ini terdaftar sebagai pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC. Ia juga tercatat pernah bermain sebagai penyerang tengah maupun sayap kanan.
Meski lahir di Timika, perjalanan hidup Fadly banyak terkait dengan Bojonegoro, Jawa Timur. Detik mencatat Fadly tumbuh dan bersekolah di Bojonegoro, mulai dari jenjang dasar hingga SMK.
Laporan itu juga menyebut ia berasal dari keluarga sederhana dan sempat tinggal di rumah yang sangat terbatas bersama ibu dan adiknya. Latar belakang inilah yang ikut membentuk citra Fadly sebagai talenta muda yang lahir dari perjuangan.
Karier Fadly di tim nasional mulai mencuri perhatian sejak kelompok umur muda. Ia ikut membantu Timnas Indonesia U-16 meraih peringkat ketiga ASEAN U-16 Boys Championship 2024. Setelah itu, namanya makin melesat bersama Timnas Indonesia U-17.
Fadly menjadi bagian penting dari skuad asuhan Nova Arianto saat Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 2025 lewat jalur kualifikasi, sebuah capaian bersejarah bagi Garuda Muda.
Dalam fase itu, ia mencetak gol ke gawang Yaman dan Afghanistan di Piala Asia U-17 2025. FIFA bahkan memasukkannya dalam daftar talenta Asia yang patut diperhatikan di Piala Dunia U-17.
Baca Juga: Matangkan Strategi, PSSI Targetkan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Pada Piala Dunia U-17 2025, kontribusi Fadly kembali terlihat. Ia mencetak satu gol saat Indonesia menundukkan Honduras 2-1, kemenangan yang disebut FIFA sebagai kemenangan perdana Indonesia di ajang Piala Dunia pada semua level.
Rekam jejak itu membuat Fadly terus dipandang sebagai aset masa depan sepak bola Indonesia. Pada Maret 2026, namanya juga masuk dalam daftar 28 pemain yang dipanggil Nova Arianto untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
