TAJUKNASIONAL.COM Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memberikan dukungan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, dengan memasok 12.000 liter air.
Dukungan tersebut dilakukan pada Sabtu (3/10/2026) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Maluku Utara bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara.
Untuk membantu proses pemadaman, Kementerian PU mengoperasikan Mobil Tangki Air (MTA).
Air yang disalurkan digunakan untuk menunjang kebutuhan tim pemadam kebakaran sekaligus melakukan pembasahan pada area yang dinilai berpotensi menjadi jalur penyebaran api.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU terus mendukung penanganan kondisi darurat dengan mengoptimalkan sumber daya dan infrastruktur yang dimiliki guna melindungi masyarakat serta lingkungan.
“Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Dody.
Kebakaran di TPA Buku Deru-Deru diketahui setelah warga melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 13.00 WIT.
Api diduga bermula dari sebuah gubuk kosong yang berada di kawasan TPA.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih ditangani oleh pihak terkait.
Cuaca dengan kondisi angin yang cukup kencang serta tumpukan sampah yang kering akibat musim kemarau membuat api lebih cepat merambat.
Penyebaran tersebut terjadi dari zona tidak aktif menuju zona aktif TPA.
TPA Buku Deru-Deru mempunyai luas total sekitar 31,24 hektare.
Dari luas tersebut, sekitar 15 hektare telah dimanfaatkan sebagai area operasional.
Ketika kebakaran terjadi, TPA tersebut masih berfungsi melayani kegiatan pengelolaan sampah di wilayah Kota Ternate.
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi medan yang sulit dijangkau dan keterbatasan sumber air di sekitar lokasi.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Tim Satgas Penanganan Tanggap Darurat BPBPK Maluku Utara dan BWS Maluku Utara melakukan koordinasi dengan tim pemadam kebakaran guna memastikan pasokan air tetap tersedia selama pemadaman dan pembasahan di wilayah yang rawan terdampak.
Sampai tengah malam, total 12.000 liter air telah didistribusikan untuk mendukung proses penanganan kebakaran.
Penyaluran dilakukan secara bertahap agar kebutuhan air bagi petugas di lapangan dapat terus terpenuhi.
Langkah tersebut juga ditujukan untuk menahan laju penyebaran api sekaligus meminimalkan potensi meluasnya kebakaran ke wilayah sekitar.
Tidak hanya terlibat dalam penyediaan air, Tim Satgas Kementerian PU juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait serta aparat kepolisian untuk mengamankan kawasan permukiman di sekitar lokasi.
Langkah antisipatif turut disiapkan apabila kondisi kebakaran berkembang dan berpotensi membutuhkan evakuasi masyarakat di kawasan wisata yang berada tidak jauh dari lokasi.
Secara keseluruhan, penanganan kebakaran diarahkan pada percepatan pemadaman, pengendalian pergerakan api, pemenuhan pasokan air bagi petugas, serta upaya melindungi masyarakat dan lingkungan di sekitar TPA Buku Deru-Deru. (hen)



' +
'