TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan Universitas Indonesia harus terus menjaga relevansi dan perannya dalam dinamika politik nasional di tengah perubahan zaman dan transisi pemerintahan.
Penegasan tersebut disampaikan Yusril saat menjadi pembicara kunci dalam peringatan 50 Tahun Surat Kabar Kampus Universitas Indonesia yang digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Salemba, Jakarta. Ia menilai perubahan politik merupakan keniscayaan dalam sistem demokrasi, namun dunia akademik harus tetap berpegang pada nilai-nilai dasar.
“Perubahan zaman dan pemerintahan adalah keniscayaan. Namun, nilai-nilai intelektual, integritas, dan keberpihakan pada kepentingan publik harus tetap menjadi fondasi utama,” ujar Yusril.
Baca Juga: Menko Yusril Hadiri Silaturahmi BI 2026, Dorong Sinergi Stabilitas Ekonomi Nasional
Menurutnya, Universitas Indonesia memiliki sejarah panjang dalam perjalanan demokrasi dan politik nasional. Karena itu, soliditas mahasiswa dan alumni dinilai penting untuk memastikan kampus tetap berkontribusi aktif dan tidak terlepas dari perkembangan bangsa.
