Wamenaker Afriansyah Noor: Pelatihan Vokasi Jadi Kunci Cetak SDM Siap Kerja

TAJUKNASIONAL.COM Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pelatihan vokasi menjadi strategi pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, produktif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 Tahun 2026 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Sumatera Barat, Jumat (24/7/2026). Program tersebut diikuti 982 peserta yang tersebar di BPVP Padang, Satuan Pelayanan Jambi dan Sawahlunto, serta sejumlah UPTD di Sumatera Barat dan Jambi.

“Pelatihan vokasi bukan sekadar memberikan keterampilan, tetapi menjadi investasi untuk menyiapkan SDM yang siap bekerja, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri,” ujar Afriansyah Noor.

Ia mengungkapkan, pada 2026 Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan sebanyak 300 ribu peserta mengikuti berbagai program pelatihan vokasi di seluruh Indonesia. Program tersebut juga diperkuat melalui skema reskilling dan upskilling bagi pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensinya.

Menurut Afriansyah, penyelenggaraan pelatihan harus disesuaikan dengan potensi unggulan masing-masing daerah agar lulusan lebih mudah terserap di dunia kerja maupun mampu menciptakan lapangan usaha baru.

Di BPVP Padang, peserta mengikuti pelatihan pada sejumlah bidang, di antaranya barista, pengolahan makanan komersial, housekeeping, desain 3D CAD, pengelasan, hingga tata rias pengantin. Mulai 27 Juli 2026, BPVP juga membuka pelatihan pembuatan pakaian, petugas K3 konstruksi, perawatan AC rumah tangga, dan juru ukur.

Menutup sambutannya, Afriansyah mengajak masyarakat untuk tidak terpaku menjadi aparatur sipil negara (ASN). “Yang terpenting adalah memiliki keterampilan sehingga peluang bekerja maupun berwirausaha semakin terbuka,” katanya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini