TAJUKNASIONAL.COM Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan menegaskan sektor pertanahan memegang peran penting dalam mendukung pelaksanaan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Ossy saat menjadi pembicara dalam Akademi Politik yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sabtu (13/06/2026).
Menurutnya, berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari swasembada pangan, energi, pengelolaan sumber daya air, hingga pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru, tidak dapat berjalan tanpa dukungan ketersediaan lahan yang memadai.
“Semua program tersebut membutuhkan lahan dan tanah. Di situlah peran Kementerian ATR/BPN akan mendorong program Asta Cita terlaksana,” ujar Ossy Dermawan.
Baca Juga: Kepala BGN Ungkap Kekecewaan, Sebut Niat Baik Prabowo Dikhianati dalam Polemik MBG
Ia menjelaskan, Indonesia memiliki wilayah daratan sekitar 189 juta hektare atau 23 persen dari total luas wilayah nasional. Dari jumlah tersebut, sekitar 118,1 juta hektare merupakan kawasan hutan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Kehutanan, sedangkan 70,1 juta hektare lainnya masuk kategori areal penggunaan lain (APL) yang menjadi kewenangan ATR/BPN.
