TAJUKNASIONAL.COM Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menyaksikan penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) pengembangan ekosistem semikonduktor tahap pertama senilai USD 4,89 miliar di Washington DC, Rabu (18/02).
Kesepakatan tersebut membuka peluang tambahan investasi hingga USD 26,7 miliar pada fase berikutnya. Kerja sama ini melibatkan Proyek Strategis Nasional yang digarap PT Galang Bumi Industri (GBI) bersama perusahaan Amerika Serikat, Essence Global Group LLC dan Tynergy Technology Corp.
Menko Airlangga menegaskan, JDA ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok teknologi global.
Baca Juga: Kemenko Perekonomian Raih WTP ke-17, Airlangga Tekankan Akuntabilitas
“Joint Development Agreement ini bukan sekadar investasi finansial. Ini adalah bagian dari reposisi strategis Indonesia dalam arsitektur industri global,” ujarnya.
