Kedua kepala negara membahas berbagai isu strategis, termasuk peluang peningkatan kerja sama di sejumlah sektor prioritas. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan terbatas dalam format tête-à-tête yang dikemas dalam jamuan santap siang di Blue Hall, Kremlin.
Hubungan Indonesia dan Rusia sendiri telah terjalin sejak 1950 dan terus berkembang selama lebih dari tujuh dekade. Kemitraan ini dibangun atas dasar saling menghormati serta kepentingan bersama di berbagai bidang.
Bagi Indonesia, Rusia merupakan mitra strategis dalam konteks geopolitik dan geoekonomi global. Sebaliknya, Indonesia juga menjadi mitra penting Rusia di kawasan Asia Pasifik, khususnya dalam lingkup ASEAN.
Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama bilateral sekaligus berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan mendorong kemakmuran di tingkat regional maupun global.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
