TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan dana BPJS Ketenagakerjaan guna meningkatkan manfaat program jaminan sosial bagi pekerja di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Muhaimin saat menerima audiensi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat beserta jajaran di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Senin (16/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, dibahas penguatan tata kelola dana serta strategi perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Muhaimin menyebut dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan yang mendekati Rp900 triliun harus dikelola secara optimal dan hati-hati agar memberikan manfaat maksimal bagi peserta. “Dana pengelolaan hampir menyentuh angka Rp900 triliun, untuk itu kita punya tanggung jawab untuk mengoptimalkan pemanfaatannya bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Baca Juga: AHY Lepas Mudik Bersama Kemenko Infra, Tekankan Keselamatan dan Nilai Kekeluargaan
Data BPJS Ketenagakerjaan mencatat hingga November 2025 dana kelolaan mencapai Rp897,65 triliun, dengan total klaim sepanjang 2025 sebesar Rp67,5 triliun dari 5,69 juta klaim, serta hasil investasi Rp59,7 triliun yang melampaui target.
