TAJUKNASIONAL.COM Menteri Transmigrasi RI Dr. Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa pengetahuan dan inovasi merupakan faktor utama yang menentukan kesejahteraan suatu bangsa, bukan semata-mata kekayaan sumber daya alam yang dimiliki.
Pernyataan itu disampaikan saat menjadi pembicara kunci pada hari kedua Rapat Kerja Nasional Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB-PTNBH) di Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jumat (19/6).
Menurut Iftitah, sumber daya alam hanya akan menghasilkan nilai tambah apabila dikelola dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Sumber daya alam tidak otomatis menghasilkan kesejahteraan. Yang menghasilkan kesejahteraan adalah pengetahuan, yang mengubah sumber daya menjadi nilai tambah dan potensi menjadi kemajuan,” ujarnya.
Baca Juga: Mentrans Iftitah: Era Baru Transmigrasi adalah Perpindahan Talenta dan Pengetahuan
Ia menjelaskan, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan riset, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan. Keberhasilan perguruan tinggi, menurutnya, tidak cukup diukur dari publikasi ilmiah, akreditasi, maupun peringkat internasional semata, melainkan juga dari kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
