Menko Muhaimin Dorong Paradigma Pembangunan Berbasis Pemberdayaan

TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar menegaskan pemberdayaan masyarakat harus menjadi arus utama dalam paradigma pembangunan nasional guna mendorong kemandirian dan produktivitas masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin saat memberikan arahan pada Town Hall Meeting Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Senin (9/3/2026). Ia menekankan bahwa bantuan sosial tetap diperlukan, namun harus diiringi program peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi dan sosial.

“Pemberdayaan masyarakat harus menjadi arus utama pembangunan. Bantuan sosial tetap penting, tetapi harus diiringi dengan upaya peningkatan kapasitas agar masyarakat dapat mandiri dan produktif,” ujar Muhaimin.

Baca Juga: Muhaimin Dorong Optimalisasi Dana BPJS Ketenagakerjaan Rp900 Triliun

Menurutnya, pembentukan Kemenko PM merupakan bagian dari upaya memperkuat peran negara dalam meningkatkan akses dan kapasitas masyarakat, khususnya kelompok yang masih tertinggal. Pemerintah ingin memastikan setiap program dan anggaran benar-benar memberikan dampak nyata terhadap pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

“Kita ingin memastikan setiap program dan setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Pemerintah saat ini mendorong program pemberdayaan melalui delapan jalur pemberdayaan masyarakat sebagai strategi memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial. Muhaimin juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan program pemberdayaan masyarakat benar-benar berdampak dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tegasnya.

Program pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan menjadi salah satu strategi utama pemerintah dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini