“Kita ingin menjadikan warga binaan sebagai pelaku aktif pembangunan bangsa, bukan sekadar objek pembinaan yang pasif,” kata Agus Andrianto.
Menurut dia, transformasi pemasyarakatan juga diarahkan pada perubahan model operasional lembaga pemasyarakatan menjadi unit produktif dan mandiri. Melalui pelatihan keterampilan serta pemanfaatan lahan yang tersedia, lapas dan rutan diharapkan mampu menjadi sentra ekonomi bernilai tambah.
Rangkaian acara turut diisi penandatanganan nota kesepahaman dengan sejumlah kementerian dan lembaga, pemberian penghargaan kepada UPT serta pegawai terbaik, pengukuhan Purnabakti Pemasyarakatan Indonesia, hingga pemotongan tumpeng.
Kehadiran Yusril dinilai menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat kebijakan pemasyarakatan yang berorientasi pada pelayanan, pemberdayaan, dan pembangunan nasional.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
