Menurutnya, pemerintah bersama Kakorlantas Polri, PT Jasa Marga, serta PT Jasa Raharja telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk peningkatan pengawasan di jalan tol dan jalur arteri yang diperkirakan mengalami lonjakan kendaraan.
“Semua pihak yang terlibat dalam penyiapan mudik Lebaran tahun ini berupaya sekuat tenaga mempersiapkan segala sesuatunya, terutama infrastruktur yang akan digunakan,” kata AHY.
Selain itu, pemerintah juga mengapresiasi kontribusi media dalam memberikan informasi kondisi arus mudik secara langsung dari lapangan. Kehadiran tim pemantau dinilai penting untuk membantu masyarakat memperoleh informasi terkini mengenai situasi lalu lintas.
“Tim monitor diharapkan bisa menjadi mata dan telinga sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait berbagai aspek arus mudik,” ujarnya.
Tim Monitor Mudik Metro TV dijadwalkan bertugas mulai 13 hingga 28 Maret 2026 di sejumlah titik krusial, seperti Pelabuhan Merak, Cikampek, Cirebon, hingga Tegal.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
