Ia menyebut peristiwa tabrakan dari arah belakang seperti yang terjadi di Bekasi Timur merupakan kejadian yang jarang terjadi. Karena itu, pemerintah akan menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional KRL dan kereta jarak jauh.
“Pasti ada concern mengapa yang paling rentan justru mendapatkan risiko paling tinggi,” kata AHY.
Pemerintah bersama pihak terkait kini masih menunggu hasil investigasi resmi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan langkah perbaikan yang harus segera diterapkan.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
