Karena itu, Kepala BGN yang baru perlu meningkatkan komunikasi dengan kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, serta pemerintah daerah.
“Sinergi ini sangat krusial, terutama dalam fungsi pengawasan terpadu di lapangan yang selama ini dinilai masih longgar,” tegas Yahya.
Legislator dari Dapil Jawa Timur VIII itu menyebut masyarakat menaruh harapan besar kepada BGN di bawah kepemimpinan Nanik S. Deyang.
Ia berharap BGN tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi mampu menjadi motor perbaikan gizi nasional.
“BGN diharapkan tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi mampu bertransformasi menjadi motor penggerak perbaikan gizi nasional yang aman, disiplin, dan bebas dari insiden yang merugikan masyarakat,” pungkasnya.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
