TAJUKNASIONAL.COM Berikut satu di antara update kecelakaan kereta KRL Commuter Line dengan Kereta Api KA Argo Bromo Anggrek.
Satu di antaranya adalah terkait update pencarian korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur ini.
Terbaru, Badan SAR Nasional atau Basarnas resmi mengumumkan penutupan operasi SAR dari kecelakaan kereta yang mengakibatkan sedikitnya 15 orang meninggal dunia ini.
Dan lebih dari 80 orang korban kecelakaan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line lintas Bekasi-Cikarang (PLB 5568a) tersebut cedera.
Termasuk di antaranya luka parah.
“Kami telah menyelesaikan operasi SAR dan penanganan khusus (evakuasi korban kecelakaan kereta di Bekasi),” ujar Kepala Basarnas, Marsekal Madya (Marsdya) TNI Mohammad Syafii dalam wawancara kepada awak media yang diunggah di laman Instagram Basarnas, Selasa (28/4/2026).
Dalam operasi kurang dari 12 jam ini, Marsdya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan pihaknya harus melakukan sejumlah penangangan khusus dalam evakuasi korban.
Satu di antaranya termasuk Lokomotif yang tidak langsung ditarik bersamaan dengan gerbong.
Penanganan khusus ini menurutnya diperlukan, lantaran ada kondisi di mana beberapa korban perlu mendapatkan penangangan ekstra.
Satu di antaranya adalah adanya 5 korban kecelakaan kereta antara KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek ini yang berada dalam kondisi terjepit.
Sehingga harus ditangani terlebih dahulu.
Ia memastikan jika dalam pembersihan gerbong kereta nantinya didapati potongan tubuh korban, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan institusi terkait lainnya untuk penangangan lanjutan.
Termasuk untuk proses identifikasi dan sebagainya.
