TAJUKNASIONAL.COM Kasus penikaman yang menewaskan Ketua Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, terus berkembang.
Peristiwa itu terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara, pada 19 April 2026, tak lama setelah Nus Kei tiba dari penerbangan.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Dalam perkembangan terbaru, polisi sudah menangkap dua pelaku, menetapkan keduanya sebagai tersangka, dan mengungkap dugaan motif lama di balik serangan tersebut.
Fakta pertama, dua pria yang diduga menjadi pelaku berhasil ditangkap hanya sekitar dua jam setelah kejadian. Dari rangkaian laporan awal kepolisian, keduanya dikenal dengan inisial HR dan FU.
Dalam laporan lanjutan, detik menyebut identitas mereka sebagai Hendrikus Rahayaan dan Finansius Ulukyanan. Salah satu dari keduanya disebut memiliki latar belakang atlet MMA, yang membuat kasus ini semakin menyita perhatian publik.
Baca Juga: Jadi Korban Penikaman, Ternyata Nus Kei Punya Hubungan Keluarga dengan John Kei
Fakta kedua, status hukum perkara ini sudah naik ke tahap tersangka. Polisi menetapkan dua pelaku sebagai tersangka pembunuhan dan menahan mereka di Rutan Polda Maluku setelah gelar perkara.
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Maluku yang dikutip detik, keduanya dijerat pasal berlapis terkait dugaan pembunuhan berencana.
Ancaman hukumannya sangat berat, yakni hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.
Fakta ketiga, motif yang diungkap polisi mengarah pada dendam lama. Dari sejumlah laporan, pelaku mengaku sakit hati karena menilai Nus Kei adalah otak pembunuhan saudara mereka dalam kasus lama di Bekasi pada 2020.
Narasi balas dendam ini menjadi salah satu temuan paling penting dalam pengusutan awal, karena menjelaskan mengapa serangan disebut tidak muncul secara spontan.
Fakta keempat, dua tersangka kemudian dipindahkan ke Ambon untuk pemeriksaan lebih intensif dan alasan keamanan. Langkah ini diambil agar penyidikan berlangsung lebih terkendali di bawah penanganan Polda Maluku.
Baca Juga: Fakta Terduga Pembunuh Nus Kei Ketua Golkar Maluku Tenggara, Salah Satunya Atlet MMA
Proses pemindahan tersebut juga menunjukkan bahwa aparat memandang kasus ini cukup sensitif dan berisiko memicu reaksi lanjutan bila tidak ditangani ketat.
Fakta kelima, kasus ini langsung menjadi perhatian elite Partai Golkar. Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan duka dan meminta kasus penikaman Nus Kei diusut tuntas.
