TAJUKNASIONAL.COM Nama Wira Arizona menjadi sorotan publik setelah perannya sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus yang menjerat Amsal Sitepu viral di media sosial.
Polemik yang berkembang turut mengundang perhatian terhadap latar belakang serta rekam jejak kariernya di dunia kejaksaan.
Wira Arizona saat ini bertugas di Kejaksaan Negeri Karo. Ia dikenal sebagai jaksa muda yang aktif menangani berbagai perkara, baik pidana umum maupun tindak pidana korupsi.
Dari sisi pendidikan, Wira merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU). Ia menempuh pendidikan sarjana sejak 2012 dan lulus pada 2016 dengan gelar Sarjana Hukum (SH). Setelah itu, ia melanjutkan studi Magister Hukum di kampus yang sama dan meraih gelar MH pada 2019.
Kariernya di dunia kejaksaan dimulai setelah ia lulus Pendidikan Pembentukan Jaksa pada 2022 sebagai bagian dari Angkatan 79 Gelombang 2. Ia kemudian dilantik sebagai Ajun Jaksa Madya.
Baca Juga: Kasus Amsal Christy Sitepu: Videografer Desa Dituntut 2 Tahun Bui dalam Dugaan Mark Up Anggaran
Penugasan awalnya berada di Kejaksaan Negeri Aceh Jaya. Namun, pada 2023 ia dipindahkan ke Kejaksaan Negeri Karo dan mulai aktif menangani perkara di pengadilan.
Kasus pertama yang ditangani Wira di Karo adalah perkara narkotika pada Mei 2023. Sejak saat itu, ia telah menangani sekitar 18 perkara pidana umum, mulai dari narkotika, pencurian, perjudian, perlindungan anak, penggelapan, hingga perpajakan.
Selain pidana umum, Wira juga aktif menangani perkara korupsi. Sejak Mei 2024 hingga Maret 2026, ia tercatat telah menangani sedikitnya 16 perkara tindak pidana korupsi di Pengadilan Tipikor Medan.
Beberapa kasus yang ditangani meliputi dugaan korupsi proyek video profil desa, penyaluran pupuk, hingga perkara di PDAM Tirta Malem Kabupaten Karo. Terbaru, ia juga menjadi JPU dalam perkara dugaan korupsi terkait izin penebangan hutan di kawasan Siosar.
Baca Juga: Respons Kasus Amsal Sitepu, Menekraf: Penilaian Jasa Kreatif Harus Berbasis Industri
Kasus yang melibatkan Amsal Sitepu menjadi salah satu yang paling menyita perhatian publik. Dalam persidangan, perdebatan muncul terkait penilaian jasa kreatif yang dinilai sebagai bagian dari dugaan markup anggaran.
Sorotan tersebut membuat nama Wira Arizona semakin dikenal luas. Di tengah perhatian publik, rekam jejak dan pengalaman penanganan perkara menjadi bagian penting dalam menilai profesionalitas aparat penegak hukum
