TAJUKNASIONAL.COM Polemik mengenai ijazah sekolah menengah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan.
Perdebatan tersebut muncul di tengah sayembara yang digagas pakar hukum Denny Indrayana untuk menemukan atau menunjukkan dokumen ijazah SMA atau sederajat milik Gibran.
Di tengah polemik tersebut, riwayat pendidikan Gibran kembali dibahas. Mantan kader PSI Ade Armando meminta persoalan tersebut dilihat secara utuh karena sebagian pendidikan menengah Gibran ditempuh di luar negeri.
Ade menyebut Gibran tidak menyelesaikan pendidikan SMA melalui sistem sekolah menengah di Indonesia. “Kita semua harus tahu Gibran memang tidak pernah lulus SMA di Indonesia,” kata Ade dalam tayangan di akun Instagram, dikutip Jumat (21/8/2026).
Baca Juga: Parpol Kompak Soroti Momen Prabowo Diapit Jokowi-Gibran di HUT ke-81 RI
Menurut Ade, Gibran menjalani pendidikan menengah di Orchid Park Secondary School, Singapura, pada 2002-2004. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di UTS Insearch, Sydney, Australia, pada 2004-2007.
“Dia tidak punya ijazah SMA karena dia mengikuti proses pendidikan sekolah menengah di luar negeri yang setara dengan SMA di Indonesia,” ujar Ade.
Riwayat Pendidikan Gibran di Luar Negeri
Setelah menyelesaikan pendidikan di Australia, Gibran melanjutkan pendidikan ke Management Development Institute of Singapore (MDIS). Program tersebut disebut bekerja sama dengan University of Bradford dan ditempuh Gibran pada 2007-2010.
Ade menilai riwayat tersebut penting untuk memahami dokumen pendidikan Gibran. Menurut dia, persoalannya bukan karena Gibran tidak pernah menjalani pendidikan setingkat SMA, melainkan karena jenjang pendidikan menengahnya ditempuh di luar Indonesia.
Status kesetaraan pendidikan tersebut juga menjadi bagian penting dalam polemik yang berkembang. Ade menyebut pendidikan Gibran di luar negeri telah memperoleh pengakuan kesetaraan melalui dokumen resmi pemerintah.
“Ya setara, dan itu ditetapkan melalui surat keterangan penyetaraan yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ungkapnya.
Polemik mengenai dokumen pendidikan Gibran sebelumnya juga pernah muncul dalam proses pencalonannya sebagai wakil presiden pada Pemilu 2024.
Baca Jug: Viral! Momen Jokowi, Prabowo dan Gibran Duduk Bersama di Istana saat HUT ke-81 RI
Sejumlah pihak mempertanyakan dokumen pendidikan yang digunakan untuk memenuhi persyaratan pencalonan.
Ade mengatakan pemerintah telah memberikan penjelasan mengenai status pendidikan Gibran dan pengakuan kesetaraannya.
