TAJUKNASIONAL.COM Momen Presiden Prabowo Subianto duduk di antara Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat perayaan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, menjadi perhatian elite politik.
Sejumlah partai menilai kebersamaan tersebut sebagai simbol hubungan yang baik sekaligus pesan persatuan.
Momen itu terjadi setelah rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.
Prabowo terlihat duduk di posisi tengah, sementara Jokowi berada di sisi kanannya dan Gibran di sisi kirinya.
Ketiganya tampak berbincang dan tertawa bersama ketika menyaksikan atraksi pesawat tempur.
Suasana tersebut kemudian memunculkan berbagai tafsir mengenai hubungan politik Prabowo dan Jokowi, termasuk menjelang dinamika politik 2029.
PAN: Momen Prabowo, Jokowi, Gibran Hal Biasa
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan posisi duduk tersebut merupakan hal yang wajar dalam acara kenegaraan.
Menurutnya, kehadiran Jokowi dan kebersamaan dengan Prabowo justru dapat menghapus spekulasi mengenai keretakan hubungan antara keduanya.
“Kehadiran Pak Jokowi yang duduk berdampingan dengan Presiden Prabowo dalam suasana penuh kegembiraan telah melenyapkan spekulasi politik yang menafsirkan adanya keretakan hubungan,” ujar Viva.
Ia menilai para pemimpin harus memberikan contoh bahwa perbedaan pilihan politik tidak harus berujung pada permusuhan.
Viva juga menegaskan masyarakat membutuhkan pemerintahan yang bekerja, stabilitas politik, demokrasi yang sehat, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan.
PKB: Simbol Kebersamaan dan Persatuan
Ketua DPP PKB Daniel Johan melihat momen tersebut sebagai gambaran kebersamaan dan persatuan antartokoh bangsa.
Daniel mengatakan kehadiran mantan presiden dalam peringatan HUT Kemerdekaan merupakan bagian dari tradisi kenegaraan.
“Hal yang positif, karena undangan kepada mantan presiden dan wakil presiden dalam upacara HUT Kemerdekaan memang sudah menjadi tradisi kenegaraan, sehingga wajar saja,” kata Daniel.
Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi semakin bermakna karena berlangsung dalam momentum peringatan kemerdekaan.
Namun, Daniel mengingatkan simbol kebersamaan elite harus diikuti kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok yang masih menghadapi persoalan ekonomi dan sosial.
Gerindra: Hubungan Prabowo dan Jokowi Tetap Baik
Juru bicara Partai Gerindra Bahtra Banong juga menilai momen Prabowo bersama Jokowi dan Gibran merupakan sesuatu yang natural.
Ia menyebut Prabowo selama ini tetap menjaga komunikasi dengan para presiden terdahulu dan tokoh bangsa.
“Karena itu, kalau terlihat berbincang tersenyum atau tertawa bersama, saya kira itu suasana yang natural dan mencerminkan hubungan yang baik,” ujar Bahtra.
Menurut Bahtra, sikap Prabowo yang merangkul berbagai kelompok politik menunjukkan pentingnya persatuan dalam membangun Indonesia.
