Menkeu Purbaya Berkelakar Menyesal Jadi Menteri: Harusnya Santai di LPS

TAJUKNASIONAL.COM Menteri Keuangan atau Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mencuri perhatian saat berbicara dalam acara Jogja Financial Festival atau JFC, Jumat (22/5).

Dalam kesempatan itu, Purbaya berkelakar menyesal menerima jabatan sebagai Menteri Keuangan karena beban pekerjaan yang jauh lebih berat dibanding saat masih menjabat Ketua Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya ketika menjawab pertanyaan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung.

Ia diminta membandingkan pengalaman menjabat sebagai Ketua LPS dengan posisi saat ini sebagai bendahara negara.

Dengan nada bercanda, Purbaya menyebut posisi Ketua LPS terasa lebih nyaman.

Menurutnya, jabatan tersebut memiliki penghasilan besar dengan beban kerja yang tidak seberat pekerjaan Menteri Keuangan.

Baca Juga:

“Kalau enaknya sih, enak jadi Ketua LPS. Gaji gede, kerja agak santai. Kalau jadi menteri keuangan, gaji turun sedikit, kerja lebih berat,” ujar Purbaya sambil tertawa.

Jawaban itu langsung menarik perhatian karena disampaikan secara terbuka di forum publik. Meski bernada kelakar, pernyataan tersebut menggambarkan beratnya tanggung jawab yang harus diemban Menteri Keuangan dalam mengelola fiskal negara.

Purbaya bahkan mengaku berat badannya turun hingga 10 kilogram selama delapan bulan menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Ia menyebut penurunan berat badan itu terjadi karena padatnya pekerjaan dan besarnya tekanan dalam menjalankan tugas sebagai bendahara negara.

“Dalam 8 bulan jadi menteri keuangan, berat badan saya sudah turun 10 kilo. Jadi kayaknya berat di sini,” ujarnya sambil bercanda.

Saat ditanya lebih jauh mengenai penyebab berat badannya turun drastis, Purbaya kembali menyebut beban kerja sebagai alasan utama.

Ia mengatakan banyaknya pekerjaan membuat dirinya merasa jabatan tersebut jauh lebih melelahkan dibanding posisi sebelumnya di LPS.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.600, Menkeu Purbaya Bantah RI Menuju Krisis 1998

“Iya kan banyak kerjaan. Di samping itu nyesel kenapa saya jadi menteri keuangan, jadi banyak kerjaan. Harusnya kita santai di LPS,” kata Purbaya sambil tertawa.

Meski disampaikan dengan nada humor, pernyataan Purbaya memperlihatkan kompleksitas tugas seorang Menteri Keuangan.

Posisi tersebut tidak hanya mengurus anggaran negara, tetapi juga menjaga stabilitas fiskal, merespons tekanan ekonomi global, mengelola penerimaan negara, hingga memastikan belanja pemerintah berjalan efektif.

Dalam beberapa waktu terakhir, Purbaya juga dihadapkan pada sejumlah isu besar.

Di antaranya tekanan nilai tukar rupiah, pembahasan anggaran program prioritas, penghematan belanja negara, hingga arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membenahi sejumlah institusi strategis di bawah Kementerian Keuangan.

Di sisi lain, pengalaman Purbaya sebagai Ketua LPS sebelumnya memang berbeda dengan posisinya saat ini.

Baca Juga: Profil Djaka Budhi Utama, Dirjen Bea Cukai yang Masuk Radar Evaluasi Menkeu Purbaya

LPS memiliki fokus utama pada penjaminan simpanan nasabah dan stabilitas sistem perbankan, sementara Kementerian Keuangan memiliki cakupan tugas yang jauh lebih luas.

Kelakar Purbaya dalam forum tersebut menjadi salah satu momen ringan di tengah pembahasan isu ekonomi yang serius.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini