TAJUKNASIONAL.COM Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Zulfikar Hamonangan, mendesak pemerintah mengambil langkah tegas dengan membatasi penjualan produk berharga murah melalui platform daring.
Upaya tersebut dinilai penting untuk melindungi pedagang kecil serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang semakin terdesak oleh maraknya perdagangan digital.
Pernyataan itu disampaikan Zulfikar dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2).
Ia mencontohkan kondisi Pasar Tanah Abang yang kini mengalami penurunan aktivitas perdagangan secara signifikan.
Menurutnya, pasar yang dulu menjadi pusat grosir terbesar di Asia Tenggara tersebut kini terlihat jauh lebih sepi dibanding beberapa tahun lalu.
Fenomena itu, kata Zulfikar, menjadi sinyal melemahnya daya beli masyarakat sekaligus bukti tekanan berat yang dialami pedagang konvensional.
Politikus Partai Demokrat tersebut menilai penurunan omzet pedagang kaki lima dan UMKM terjadi karena banjirnya produk murah di marketplace tanpa aturan yang memadai.
Barang-barang seperti pakaian dijual dengan harga sangat rendah sehingga sulit disaingi oleh pedagang lokal yang memiliki biaya produksi lebih tinggi.
Untuk mengatasi persoalan itu, Zulfikar mengusulkan adanya regulasi yang mengatur batas harga maupun jenis barang yang boleh diperdagangkan secara online.
Baca juga: Belum Pikirkan Pilpres 2029, Demokrat Fokus Kerja untuk Rakyat dan Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Menurutnya, tidak semua produk layak dijual bebas di platform digital.
