Perhatiannya terhadap pemain muda juga menjadi salah satu bagian penting dari kiprah Bob Hippy. Ia mendorong pembinaan yang berkelanjutan serta kompetisi yang dinilai mampu menjadi ruang bagi pemain untuk berkembang.
Selain PSSI, Bob Hippy juga pernah terlibat dalam kepengurusan Persija Jakarta. Pengabdiannya di sejumlah institusi sepak bola menunjukkan bahwa keterlibatannya tidak berhenti ketika kariernya sebagai pemain berakhir.
Kepergian Bob Hippy meninggalkan catatan panjang dalam perjalanan sepak bola Indonesia. Dari lapangan sebagai pemain pada era 1960-an hingga keterlibatannya dalam organisasi sepak bola nasional, kontribusinya menjadi bagian dari sejarah perkembangan sepak bola Tanah Air.
Kabar wafatnya Bob Hippy pun menjadi momentum untuk mengenang salah satu tokoh yang menghabiskan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk sepak bola Indonesia.

