Dan melayangkan protes keras kepada militer Israel.
“Kami telah menyampaikan keprihatinan serius kami mengenai hal ini kepada Pasukan Pertahanan Israel dan akan secara resmi memprotes tindakan mereka. Kami mengingatkan mereka tentang kewajiban mereka untuk memastikan keselamatan dan keamanan personel Perserikatan Bangsa-Bangsa dan untuk menghormati keutuhan wilayah PBB,”
Utasnya bisa dilihat di sini
# Markas pasukan Indonesia di Lebanon
Naqoura berlokasi di wilayah Lebanon Selatan.
Dan termasuk satu di antara wilayah yang berada di dekat garis perbatasan de facto Lebanon – Israel saat ini.
Baca Juga: Profil Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan: Prajurit TNI Gugur di Lebanon saat Jalankan Misi Ini
Naqoura sejauh ini telah menjadi satu di antara zona merah pertempuran Israel Vs Hizbollah dalam beberapa pekan terakhir.
Pada wilayah panas inilah, beberapa satuan tugas pasukan Indonesia di Lebanon di bawah bendera UNIFIL bertugas dan bermarkas.
Satu di antaranya adalah Satuan Tugas Yonmek Batalyon Mekanis Tentara Nasional Indonesia atau Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL
Dari Batalyon ini pulalah 2 prajurit TNI di Lebanon gugur dalam insiden serangan peledak rakitan atau IED pada 29 Maret 2026 lalu.
Keduanya adalah yakni Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan.
Baca Juga: 3 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Diserang Israel, UNIFIL PBB Gelar Upacara Penghormatan Khusus
Keduanya gugur saat kendaraan 1 (ran 1) dalam rombongan pengawalan pengiriman logistik tempur pasukan perdamaian PBB atau CSSU UNIFIL dihantam IED.
