Menurutnya, BAM DPR memiliki peran penting sebagai jembatan aspirasi rakyat dengan pemerintah serta pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan IKN.
“Pasti ada tindak lanjut. Data yang didapat kita verifikasi, kita kumpulkan, kita cari solusinya, kita cari rumusannya,” ujarnya.
Adian juga menekankan bahwa pembangunan IKN sebagai proyek strategis nasional tidak boleh mengorbankan kepentingan rakyat, terutama masyarakat lokal yang terdampak langsung.
Baca Juga: Disebut Cocok Jadi Kepala BP BUMN, Politikus Gerindra Kawendra Lukistian Banjir Pujian di DPR RI
Ia mendorong agar pemerintah memperhatikan aspek keadilan sosial dan perlindungan lingkungan.
“Jangan sampai pembangunan IKN menimbulkan persoalan baru. Justru harus menjadi jalan keluar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Pertemuan BAM DPR di Balikpapan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja untuk mendengar, mengumpulkan data, dan merumuskan langkah-langkah konkret dalam penyelesaian dampak pembangunan IKN.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, NGO, dan pihak swasta, Adian optimistis permasalahan yang muncul bisa diselesaikan secara inklusif dan adil.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
