Ia bahkan menyebut langkah Indonesia telah mendapat dukungan dari Pakistan.
Menurut Zulhas, meski peluang keberhasilannya belum tentu besar, upaya menjembatani pihak-pihak yang bertikai tetap menunjukkan bahwa Indonesia bergerak dalam koridor politik luar negeri yang aktif, bukan pasif.
Baca Juga: Tak Hanya Pangan dan Energi, AHY Dorong Swasembada Air
Dalam konteks itulah, dukungan PAN kepada Prabowo terlihat bukan hanya sebagai loyalitas politik, tetapi juga sebagai dukungan terhadap strategi Indonesia untuk tetap punya suara dalam percaturan global yang sedang bergolak.
“Bapak Presiden mencoba ya, bahkan sudah dapat dukungan dari Pakistan untuk mencoba menengahi, menjembatani. Mencoba, walaupun mungkin peluangnya, tapi kita mencoba sesuatu,” katanya.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
