TAJUKNASIONAL.COM Timnas Indonesia harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan hasil imbang 0-0 saat menghadapi Malaysia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam.
Skuad Garuda bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-36 setelah Thom Haye menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Arif Aiman.
Meski kehilangan satu pemain, Indonesia mampu mempertahankan gawangnya dari gempuran Harimau Malaya hingga pertandingan berakhir.
Laga yang disaksikan 56.894 penonton tersebut berlangsung sengit. Indonesia sempat menguasai permainan pada awal babak pertama, tetapi situasi berubah setelah Thom Haye diusir wasit.
Malaysia kemudian meningkatkan tekanan dan lebih banyak menguasai bola. Namun, pertahanan Indonesia tampil disiplin, sementara Maarten Paes melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang.
Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Kehilangan Satu Pemain
Indonesia mengawali pertandingan dengan mencoba mengambil inisiatif serangan. Dukungan suporter di SUGBK membuat Kevin Diks dan kawan-kawan berusaha menekan pertahanan Malaysia sejak menit-menit awal.
Namun, pertandingan memasuki fase sulit bagi Garuda ketika Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-36.
Gelandang Indonesia tersebut diusir wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap Arif Aiman.
Keputusan tersebut mengubah jalannya pertandingan. Indonesia harus melanjutkan laga dengan 10 pemain, sementara Malaysia semakin leluasa membangun serangan.
Meski demikian, hingga turun minum kedua tim belum mampu mencetak gol. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Garuda Tetap Menyerang Meski Kekurangan Pemain
Memasuki babak kedua, Indonesia tidak sepenuhnya bermain bertahan. Skuad asuhan John Herdman tetap berusaha membangun serangan dan beberapa kali mengancam pertahanan Malaysia.
Pada menit ke-57, Ole Romeny sempat melakukan penetrasi ke jantung pertahanan lawan dalam situasi serangan balik. Namun, peluang tersebut tidak berlanjut setelah hakim garis mengangkat bendera tanda offside.
Malaysia terus mengandalkan serangan dari sisi sayap untuk membongkar pertahanan Indonesia. Tekanan meningkat seiring berjalannya waktu, memaksa barisan belakang Garuda bekerja keras menghalau setiap peluang lawan.
Elkan Baggott dan Justin Hubner menjadi bagian penting dalam upaya meredam serangan Malaysia. Keduanya berulang kali melakukan intervensi untuk mencegah lawan menciptakan peluang berbahaya di depan gawang.
Maarten Paes Jadi Penyelamat Gawang Indonesia
Memasuki 10 menit terakhir, intensitas pertandingan semakin tinggi. Malaysia terus menekan, sementara ketahanan fisik pemain Indonesia benar-benar diuji setelah bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit selama sebagian besar pertandingan.
John Herdman melakukan pergantian pemain untuk menjaga kekuatan lini pertahanan. Rizky Ridho dan Nathan Tjoe-A-On masuk menggantikan Dean James dan Ole Romeny.
Di tengah tekanan Malaysia, Maarten Paes tampil impresif di bawah mistar. Penjaga gawang Indonesia tersebut melakukan sejumlah penyelamatan penting yang menggagalkan peluang lawan.
Disiplin pertahanan dan penampilan Paes menjadi faktor penting yang membuat gawang Indonesia tetap aman hingga peluit panjang dibunyikan.
