TAJUKNASIONAL.COM Agus Harimurti Yudhoyono atau yang dikenal dengan sapaan populer AHY adalah Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat sekarang!
Terbaru, Agus Harimurti Yudhoyono kembali naik podium.
Kali ini, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyampaikan gagasannya dalam pidato politik yang dijadwalkan pada Sabtu (5/9/2026) lalu.
Dari atas podium itu, sang Ketum Partai Demokrat tersebut menyampaikan gagasannya ke hadapan publik.
Sejumlah hal penting jadi sorotan dalam pidato politik yang disampaikan oleh pria yang lahir di Bandung, Jawa Barat pada 10 Agustus 1978 silam tersebut.
Penampilan terbaru AHY di hadapan publik dalam Pidato Politik ini juga bak jadi gambaran terbaru.
Terutama terkait arah kebijakan politik yang akan jadi acuan Partai Demokrat di masa mendatang.
Termasuk di saat usia partai berlambang bintang mercy itu memasuki usia ke-25 pada 9 September 2026 ini.
Satu di antaranya termasuk mulai dari upaya Partai Demokrat mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat dengan upaya penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya beli masyarakat.
Hingga berbagai dukungan upaya pemberantasan korupsi.
Dari atas podium, AHY juga mengungkapkan langkah kebijakan Partai Demokrat yang memilih untuk tetap memberikan dukungan terbaik bagi Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Terutama dalam mengawal berbagai kebijakan strategis yang diharapkan bisa memajukan Indonesia di masa mendatang.
Partai Demokrat sendiri adalah satu di antara partai politik besar di Indonesia.
Pada masa Susilo Bambang Yudhoyono yang tak lain adalah ayah dari AHY, Partai Demokrat pernah menjadi partai penguasa.
Dalam tempo satu dekade kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (populer juga disebut SBY) sebagai Presiden Republik Indonesia saat itu, Partai Demokrat menjadi satu di antara partai mayoritas di Legislatif tingkat pusat.
Baca Juga: HUT ke-25 Partai Demokrat, AHY: Posisi Bisa Berubah, Komitmen terhadap Demokrasi Tidak Boleh
Di bawah kepemimpinan Presiden SBY dengan Partai Demokrat sebagai pendukung utamanya, Indonesia pernah mengalami masa-masa terbaik di banyak sektor.
Termasuk di bidang pendidikan dan ekonomi dengan berbagai kebijakan strategis yang diluncurkan Presiden SBY dan jajaran menterinya kala itu.
