Profil Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC yang Ditunjuk Ayatollah Mojtaba Khamenei

TAJUKNASIONAL.COM Nama Ahmad Vahidi kembali menjadi sorotan setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menunjuknya sebagai Panglima Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Penunjukan tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi pada Senin (10/8/2026). Vahidi dipercaya memimpin salah satu organisasi militer paling berpengaruh di Iran pada saat negara tersebut menghadapi tekanan geopolitik dan ketegangan dengan Amerika Serikat.

Dalam keputusan tersebut, Vahidi mendapat kenaikan pangkat menjadi mayor jenderal. Sementara itu, Ali Abdollahi ditunjuk sebagai kepala angkatan bersenjata baru Iran.

“Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi juga telah ditunjuk sebagai Panglima Korps Garda Revolusi Islam dengan pangkat mayor jenderal,” demikian pernyataan resmi Mojtaba.

Baca Juga: Profil Aktris Jessica Mila dan Sorotan Dugaan Masuk Pulau Padar Saat Pelayaran Ditutup

Profil Ahmad Vahidi

Ahmad Vahidi merupakan tokoh senior dalam struktur militer dan keamanan Iran. Ia lahir pada 1958 di Shiraz dengan nama Vahid Shahcheraghi.

Vahidi bergabung dengan IRGC pada 1980, tidak lama setelah organisasi tersebut berdiri. Karier militernya berkembang ketika Iran terlibat dalam Perang Iran-Irak pada dekade 1980-an.

Pada periode tersebut, Vahidi bekerja di bidang intelijen militer. Ia juga terlibat dalam pembentukan unit operasi intelijen IRGC yang kemudian menjadi bagian penting dari struktur keamanan Iran.

Pengalaman tersebut membuat Vahidi memperoleh posisi strategis dalam organisasi militer Iran.

Pernah Jadi Komandan Pertama Pasukan Quds

Salah satu jabatan paling penting dalam perjalanan karier Vahidi adalah ketika dirinya dipercaya menjadi komandan pertama Pasukan Quds pada 1988.

Pasukan Quds merupakan unit operasi luar negeri elit yang berada di bawah IRGC. Unit tersebut memiliki peran penting dalam menjalankan berbagai operasi dan hubungan Iran dengan kelompok maupun jaringan yang berada di luar wilayah negara tersebut.

Pengalaman Vahidi di Pasukan Quds menjadi salah satu bagian penting dari rekam jejaknya sebelum menduduki berbagai jabatan pemerintahan.

Pernah Menjabat Menteri Pertahanan Iran

Karier Vahidi kemudian berkembang ke pemerintahan. Pada masa Presiden Mahmoud Ahmadinejad, ia dipercaya menjadi Menteri Pertahanan Iran pada 2009 hingga 2013.

Dalam posisi tersebut, Vahidi memiliki perhatian besar terhadap pengembangan kemampuan pertahanan domestik Iran, termasuk produksi rudal dan drone.

Media Iran yang berafiliasi dengan IRGC, Fars News Agency, menggambarkan periode tersebut sebagai salah satu fase penting dalam pengembangan kemampuan pertahanan Iran.

Setelah meninggalkan jabatan menteri pertahanan, Vahidi kemudian memimpin Universitas Pertahanan Nasional Tertinggi.

Kariernya kembali berlanjut ke pemerintahan ketika Presiden Ebrahim Raisi menunjuknya sebagai Menteri Dalam Negeri pada 2021.

Baca Juga: Profil Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI dan Jejak Kariernya

Dikenal sebagai Tokoh Konservatif Garis Keras

Dalam politik Iran, Vahidi dikenal dekat dengan kelompok konservatif garis keras atau prinsipis.

Ia secara konsisten mendorong kemandirian kemampuan militer Iran sekaligus mengambil sikap skeptis terhadap keterlibatan negara-negara Barat dalam urusan pertahanan dan keamanan Iran.

Pengalaman panjang di bidang militer, intelijen, pemerintahan, dan keamanan membuat Vahidi memiliki posisi strategis dalam struktur kekuasaan Iran.

Kini, penunjukannya sebagai Panglima IRGC menempatkannya kembali di pusat pengambilan keputusan militer Iran.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini