Selain itu, Lokot mengusulkan agar sistem manual kembali dipertimbangkan sebagai pelengkap teknologi modern.
Menurutnya, komunikasi langsung dari petugas lapangan dapat menjadi lapisan pengaman tambahan untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Ia menilai, meskipun teknologi sudah berkembang, peran manusia tetap penting dalam memastikan keselamatan perjalanan.
Dengan kombinasi sistem otomatis dan manual, potensi kecelakaan diharapkan dapat ditekan.
Baca juga: Jaga Budaya dan Infrastruktur, Demokrat Minta Strategi Wisata Jogja Tak Sekadar Kejar Target
Desakan ini menjadi pengingat bahwa peningkatan keselamatan transportasi publik harus terus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh.
