Menteri Iftitah menjelaskan bahwa pembangunan kawasan ekonomi terpadu diharapkan mampu menciptakan efek berganda atau multiplier effect, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga terbentuknya ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.
Ia menilai selama ini pembangunan kawasan industri di beberapa daerah belum sepenuhnya melibatkan masyarakat lokal sehingga manfaat ekonominya belum merata.
Selain itu, Kementerian Transmigrasi juga mendorong pengembangan industri strategis, termasuk industri tekstil yang saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah pusat.
Penguatan sumber daya manusia akan dilakukan dengan pendekatan yang lebih aplikatif, tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga penugasan langsung di lapangan.
Baca juga: Perkuat Perlindungan, Menteri Transmigrasi Dukung Pengendalian Alih Fungsi Sawah oleh ATR/BPN
Melalui program tersebut, Kementerian Transmigrasi optimistis dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi di Banten secara inklusif dan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.
