Berbeda dengan program sebelumnya, voucher wisata kini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Nilainya juga dinaikkan menjadi 1.000 Baht atau sekitar Rp470 ribu per kuota.
Dana tersebut dapat dipakai untuk makan, membeli tiket objek wisata, berbelanja produk UMKM, menyewa pemandu wisata hingga kendaraan.
Di sisi lain, Thailand tengah mengkaji rencana pungutan khusus bagi wisatawan asing. Dana yang terkumpul nantinya diarahkan untuk pengembangan destinasi, peningkatan keamanan wisatawan, serta pemulihan lingkungan yang terdampak aktivitas pariwisata.
Meski demikian, rencana pungutan tersebut masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah belum menetapkan besaran tarif, mekanisme pembayaran, maupun waktu penerapannya.
Pemerintah menargetkan kebijakan pariwisata baru tersebut mulai memberikan hasil dalam enam bulan hingga satu tahun mendatang.
