Sejak laporan pertama masuk, intervensi dilakukan secara berjenjang.
“Tiga hari lalu, saya menerima laporan dari Tim Ekspedisi Patriot mengenai kondisi kawasan transmigrasi yang terisolasi. Setiap informasi langsung kami tindak lanjuti untuk memastikan bantuan cepat sampai,” ungkapnya.
Pada Rabu (27/11/2025), Kementerian Perhubungan menyiapkan pesawat pendukung, namun penerbangan sempat tertunda akibat cuaca ekstrem.
Menindaklanjuti arahan Presiden, Iftitah melakukan verifikasi lapangan ke Kabupaten Bener Meriah pada Sabtu (29/11/2025) sebagai tim pendahulu.
Kehadirannya memberikan keyakinan tambahan bagi tim bantuan udara, sehingga pesawat Caravan pertama berhasil mendarat membawa logistik.
Baca juga: Kementrans Alokasikan Rp3,4 Miliar untuk Penataan Kawasan Transmigrasi Selaparang di Lombok Timur
Meski pengiriman logistik tambahan sore harinya terpaksa dibatalkan karena kondisi visual memburuk, langkah-langkah adaptif ini diharapkan mempercepat penanganan banjir dan longsor, serta memastikan bantuan sampai ke masyarakat terdampak dengan aman.
