Jumat, 5 Desember, 2025

Terisolir Akibat Bencana, Mentrans Upayakan Pengiriman Logistik di Kawasan Transmigrasi di Aceh

TAJUKNASIONAL.COM Menteri Transmigrasi (Mentrans), M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat berbeda dengan tsunami dan gempa yang pernah terjadi di Aceh pada 2004.

Menurutnya, perbedaan utama terletak pada kondisi infrastruktur yang terdampak, khususnya banyaknya jalan putus, sehingga proses evakuasi dan distribusi bantuan membutuhkan strategi logistik yang lebih fleksibel.

“Saya pernah berada di Aceh pascagempa dan tsunami 2004. Namun bencana kali ini berbeda, banyak jalan putus dan akses berubah cepat, sehingga strategi logistik harus adaptif,” ujar Iftitah, Minggu (30/11/2025).

Iftitah menyampaikan bahwa pemerintah mempercepat penanganan banjir yang berdampak pada lima kawasan transmigrasi di Provinsi Aceh, yakni Harus Muda Jay (Bireuen), Cot Girek (Aceh Utara), Pintu Rime Gayo dan Samar Kilang (Bener Meriah), serta Ketapang Nusantara (Aceh Tengah).

Baca juga: Mentrans Umumkan Tiga Pilot Project untuk Perkuat Kawasan Transmigrasi, Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi

Langkah percepatan ini dilakukan sesuai instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, agar bantuan untuk masyarakat terdampak diberikan secara cepat, terkoordinasi, dan berorientasi hasil.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -spot_img
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini