Kolaborasi ini diharapkan mempercepat proses identifikasi lokasi dan pelaku yang bertanggung jawab.
“Personel sudah turun beberapa hari ini, dan kami akan bekerja bersama tim kehutanan serta satgas lain bila diperlukan, agar investigasi berjalan lebih efektif,” kata Listyo.
Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Moh Irhamni, memastikan bahwa penyelidikan resmi sudah dimulai.
Tim investigasi kini tengah memeriksa seluruh perusahaan dan pihak-pihak yang beroperasi di sekitar wilayah terdampak, termasuk dugaan kegiatan tanpa izin.
“Tim sudah dibentuk untuk menentukan ada tidaknya tindak pidana. Jika ditemukan bukti awal, tentu akan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Menurut Irhamni, verifikasi perizinan menjadi bagian penting dalam proses ini.
Baca juga: Update Korban Bencana Alam di Sumatera hingga Selasa (2/12/2025): 659 Tewas, 475 Hilang
“Sumber kayu sedang kita telusuri, apakah resmi atau tidak, memiliki izin atau justru ilegal,” pungkasnya.
