Dalam kesempatan itu, terdengar seruan agar Shin Tae-yong kembali menangani Timnas Indonesia.
“Shin Tae-yong balikin!” teriak sejumlah suporter.
Menanggapi aspirasi tersebut, Iwan Bule mengatakan bahwa suara para pendukung tetap perlu dihargai.
Namun, ia menegaskan bahwa keputusan mengenai pelatih Timnas Indonesia bukan lagi menjadi kewenangannya.
“Kita hargailah suara suporter, ya,” kata Iwan Bule.
“Domainnya kan Pak Erick sekarang,” lanjutnya.
Iwan Bule juga menjelaskan bahwa dirinya sudah tidak berada dalam struktur kepengurusan PSSI. Karena itu, ia menyebut posisinya saat ini hanya sebagai pendukung Timnas Indonesia.
“Saya hanya salah satu pendukung timnas ya. Iwan ini mantan ini,” ujarnya.
Seruan untuk mengembalikan Shin Tae-yong muncul di tengah kritik terhadap permainan Timnas Indonesia. Beberapa suporter menyoroti aspek taktik dan performa tim setelah pergantian pelatih.
“Dari segi permainan, dari taktik, sudah terbukti. Lagi menang, diganti!” ujar salah satu suporter.
“Shin Tae-yong nggak pernah begini, bang!” timpal suporter lainnya.
Shin Tae-yong sebelumnya menangani Timnas Indonesia hingga Januari 2025. Setelah itu, PSSI melakukan pergantian pelatih kepala.
Hasil imbang melawan Malaysia membuat Indonesia gagal meraih kemenangan di hadapan ribuan suporter yang memenuhi SUGBK.
