“Kerusakan infrastruktur meluas, mulai dari akses jalan dan jembatan yang terputus hingga fasilitas umum dan lahan pertanian yang rusak. Kebutuhan mendesak akan bantuan pangan, logistik, serta sarana pemulihan ekonomi sangat diperlukan untuk membantu masyarakat terdampak,” ujarnya.
Setiap hari, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan TNI dan Polri, melalui jalur darat maupun udara, untuk menjangkau daerah terdampak yang sulit diakses.
Kepala Bidang Penyaluran Bantuan BNPB, Erry, menambahkan bahwa bantuan tambahan dari Kementerian Transmigrasi sangat krusial.
“Insyaallah ini akan segera kami distribusikan. Bantuan tambahan sangat berarti, karena kebutuhan harian masyarakat cepat habis,” jelasnya.
Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmen untuk terus berkoordinasi dengan BNPB dan pemerintah daerah, memastikan seluruh kawasan transmigrasi terdampak menerima dukungan secara merata dan tepat sasaran.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi, infrastruktur, dan kehidupan sosial masyarakat yang terdampak bencana, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas normal secepat mungkin.
