Sejumlah pengamat menilai kebijakan imigrasi Amerika Serikat yang lebih ketat serta ketidakpastian terkait proses visa membuat sebagian penggemar memilih menunda perjalanan mereka.
Dampaknya mulai dirasakan sektor perhotelan. Banyak hotel di kota-kota penyelenggara mengaku tingkat reservasi masih berada di bawah target.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa perputaran ekonomi yang biasanya menyertai ajang olahraga terbesar dunia itu tidak akan sebesar yang diperkirakan.
Meski demikian, penyelenggara masih optimistis penjualan tiket dan pemesanan hotel akan meningkat mendekati hari pelaksanaan.
Mereka berharap antusiasme suporter global akan kembali tumbuh seiring semakin dekatnya pembukaan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
