TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah menyiapkan program Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp1,2 triliun guna mempercepat pemulihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang terdampak kerusakan akibat bencana alam.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengatakan bantuan akan disalurkan dalam dua tahap.
Tahap pertama dijadwalkan berlangsung pada 2026 dengan alokasi anggaran sebesar Rp600 miliar, sedangkan tahap kedua akan disalurkan pada 2027 dengan nilai yang sama.
Menurutnya, pendanaan program tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masuk dalam skema Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk ketiga wilayah terdampak.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan sekitar 200 ribu pelaku usaha mikro memperoleh bantuan stimulan modal usaha.
Setiap penerima akan mendapatkan dana sebesar Rp3 juta yang dapat dimanfaatkan untuk memulihkan kegiatan usaha, memperbaiki peralatan produksi, maupun menambah modal kerja.
Baca juga: Bansos Pascabencana Mulai Dicairkan, Pemerintah Salurkan Tiga Program Bantuan di Sumatera
Maman menjelaskan bahwa bantuan tersebut diprioritaskan bagi pelaku usaha yang belum memiliki akses pembiayaan dari perbankan.
