Mulai dari Pinggiran, Mentrans Dukung Pengentasan Kemiskinan

TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah Indonesia terus mempercepat langkah pengentasan kemiskinan dengan memprioritaskan pembangunan di wilayah pinggiran dan perbatasan.

Kebijakan ini menjadi bagian dari visi Prabowo Subianto untuk memastikan pemerataan pembangunan hingga ke seluruh pelosok negeri.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa kemiskinan bukan semata persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut martabat manusia.

Hal tersebut disampaikannya dalam forum internasional bertajuk China-Indonesia Promotional Event for The English Edition of The Governance of China di Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).

Menurut Iftitah, Indonesia saat ini активно mempelajari keberhasilan China dalam menekan kemiskinan secara signifikan.

Pendekatan pembangunan yang berfokus pada manusia dinilai mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah terpencil, bukan hanya terpusat di kota besar.

Ia menekankan bahwa indikator keberhasilan pembangunan tidak cukup dilihat dari kemajuan kota, melainkan dari sejauh mana desa dan wilayah perbatasan ikut merasakan dampak kesejahteraan.

Prinsip tersebut menjadi pijakan penting dalam merancang kebijakan yang lebih inklusif.

Upaya pemerintah mulai menunjukkan hasil. Data terbaru mencatat jumlah penduduk miskin ekstrem menurun dari lebih dari 3,6 juta jiwa menjadi sekitar 2,2 juta jiwa.

Penurunan ini dinilai sebagai sinyal positif bahwa strategi yang dijalankan mulai efektif.

Untuk mempercepat transformasi, pemerintah juga melakukan revitalisasi program transmigrasi.

Program ini kini diarahkan tidak sekadar memindahkan penduduk, tetapi membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah potensial.

Salah satu implementasi terlihat di kawasan Papua Selatan, di mana pengembangan wilayah dipadukan dengan pendidikan vokasi dan riset pertanian guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

Iftitah menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan harus dipandang sebagai upaya mewujudkan keadilan sosial.

Ia menekankan pentingnya transformasi ekonomi yang berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan sementara, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang secara mandiri.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini