TAJUKNASIONAL.COM Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh Bank Rakyat Indonesia kembali hadir pada 2026 sebagai solusi pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Skema terbaru ini masih mengandalkan bunga rendah bersubsidi pemerintah dengan proses pengajuan yang semakin mudah dan plafon pinjaman yang fleksibel.
Program KUR BRI 2026 dirancang untuk mendorong pertumbuhan UMKM di tengah kondisi ekonomi yang terus berkembang.
Hingga Februari 2026, penyaluran KUR oleh BRI tercatat telah mencapai Rp31,42 triliun, menunjukkan tingginya minat pelaku usaha terhadap pembiayaan ini.
Secara umum, KUR BRI terbagi menjadi empat jenis utama, yaitu KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI.
Masing-masing produk memiliki ketentuan berbeda, mulai dari plafon pinjaman, suku bunga, hingga jangka waktu pelunasan.
Untuk pinjaman awal, suku bunga yang ditawarkan tergolong ringan, berkisar antara 3 persen hingga 6 persen per tahun, dan dapat meningkat secara bertahap pada pengajuan berikutnya.
KUR Super Mikro menawarkan pinjaman Rp1 juta hingga Rp10 juta dengan bunga 3 persen per tahun dan tenor maksimal tiga tahun tanpa agunan.
Baca juga: KUR BRI 2025 Masih Jadi Primadona UMKM, Ini Besaran Cicilan dan Cara Daftar Lewat HP
Sementara itu, KUR Mikro menyediakan plafon Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan tenor hingga lima tahun.
