TAJUKNASIONAL.COM Kementerian Transmigrasi menyiapkan sebanyak 1.400 peserta untuk diterjunkan ke 52 kawasan transmigrasi dalam program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya transformasi transmigrasi yang sejalan dengan arahan Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan berbasis wilayah.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menjelaskan bahwa transformasi tersebut dilakukan melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan pemanfaatan teknologi.
Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kawasan transmigrasi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat pleno hasil reviu laporan TEP 2025 yang sebelumnya melibatkan 2.000 peserta di 154 kawasan transmigrasi.
Untuk tahun 2026, program ini membuka kesempatan bagi lulusan sarjana (S1) yang akan direkrut melalui laman resmi kementerian.
Menurut Iftitah, para peserta akan berperan sebagai pendamping sekaligus penggerak pemberdayaan masyarakat.
Mereka diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi di kawasan transmigrasi melalui pendampingan selama satu tahun penuh.
Baca juga: Peluang Ekspor Terbuka, Mentrans Sebut Bidik Kelapa hingga Durian dari Wilayah Transmigrasi ke China
Program TEP 2026 difokuskan pada peningkatan produktivitas pertanian, penerapan teknologi tepat guna, penguatan kelembagaan ekonomi, serta perluasan akses pasar.
