Dalam diskusi tersebut, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans), Sigit Mustofa Nuruddin, menyampaikan pihaknya akan melakukan revitalisasi UPT Nelayan Moian serta mendorong sinergi pengembangan komoditas unggulan.
“Kami akan melakukan revitalisasi UPT Nelayan Moian di Kawasan Bahari Tomini Raya. Komoditas unggulan seperti durian dan kelapa akan kami sinergikan dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat Transmigrasi (PEMT). Untuk ekspor, akan kami dorong melalui Kementerian Transmigrasi,” ujarnya.
Menteri Transmigrasi menyatakan ketertarikannya terhadap potensi Parigi Moutong, khususnya pada komoditas durian yang dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi kawasan transmigrasi.
“Saya tertarik dengan Parigi Moutong dengan komoditas unggulan durian. Kita lihat potensi apa yang bisa dikembangkan secara bersama,” ujarnya.
Menteri Iftitah juga menekankan pentingnya menyatukan visi dalam pembangunan kawasan transmigrasi agar setiap program benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Baca juga: UMKM Transmigrasi Tembus Pasar Nasional, Booth Kementrans di Inacraft 2026 Ramai Pengunjung
“Yang paling penting adalah menyatukan visi, bahwa uang negara harus bisa dipertanggungjawabkan dengan bukti nyata, yaitu bagaimana kita mengentaskan kemiskinan dengan menciptakan banyak lapangan kerja. Arah transmigrasi sekarang adalah peningkatan produktivitas untuk menciptakan ekosistem ekonomi baru,” pungkasnya.
