Menurutnya, beasiswa tersebut tidak hanya mendukung pengembangan karier individu, tetapi juga memperkuat mutu dan daya saing lembaga pendidikan.
“Program S2 double degree ini sangat penting untuk melahirkan cendekiawan yang memiliki wawasan global dan jejaring internasional,” ujar Kamaruddin Amin.
Adapun persyaratan utama pendaftaran meliputi status sebagai tenaga pendidik, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, atau alumni Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).
Pendaftar juga harus berusia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026, memiliki IPK minimal 3,00 dari skala 4,00, serta belum pernah atau sedang menempuh pendidikan S2.
Tahapan seleksi mencakup seleksi administrasi, tes bakat skolastik, wawancara Kemenag, hingga seleksi IELTS dan wawancara oleh Australia Awards.
Pengumuman hasil sementara dijadwalkan pada Juni 2026.
Baca juga: Beasiswa LPDP STEM Industri Strategis 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya
Kemenag mengimbau seluruh pegawai dan tenaga pendidik untuk segera memanfaatkan kesempatan ini guna meningkatkan kompetensi dan kontribusi di bidang pendidikan.
