TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah terus mempercepat transformasi digital dalam penyaluran bantuan sosial guna meningkatkan akurasi, transparansi, dan kualitas layanan kepada masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui perluasan program uji coba digitalisasi bantuan sosial yang kali ini dilaksanakan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) berlangsung selama dua hari, pada 17–18 Juni 2026.
Program ini menjadi bagian dari pengembangan sistem perlindungan sosial digital yang tengah disiapkan pemerintah untuk diterapkan secara lebih luas di berbagai daerah.
Melalui perluasan piloting tersebut, pemerintah berupaya menghimpun masukan langsung dari pemerintah daerah mengenai pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial di lapangan.
Berbagai perspektif dan pengalaman daerah diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan sistem perlindungan sosial digital agar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pelaksana Tugas Deputi Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB, Cahyono Tri Birowo, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam membangun ekosistem layanan sosial yang terintegrasi.
Baca juga: Pemerintah Perluas Uji Coba Digitalisasi Bansos di Sorong, Fokus pada Ketepatan Sasaran Penerima
Menurutnya, sistem digital yang baik harus mampu mengakomodasi karakteristik dan kebutuhan setiap wilayah.
