TAJUKNASIONAL.COM Kegagalan Korea Selatan melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 memicu gelombang kekecewaan di dalam negeri.
Pelatih Hong Myung-bo menjadi sosok yang paling disorot setelah tim berjuluk Taegeuk Warriors tersingkir di fase grup.
Aksi protes terhadap mantan pelatih tim nasional itu muncul dalam berbagai bentuk. Sejumlah restoran, kafe, hingga minimarket di Korea Selatan memasang papan bertuliskan “No Entry” atau “Dilarang Masuk” khusus untuk Hong Myung-bo.
Meski bersifat simbolis, tindakan tersebut menjadi cerminan besarnya kekecewaan publik terhadap hasil yang diraih tim nasional.
Fenomena itu bermula setelah Korea Selatan kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir penyisihan grup.
Kekalahan tersebut membuat mereka gagal melaju ke fase gugur dan mengakhiri perjalanan di turnamen lebih cepat dari yang diharapkan.
Di media sosial, foto-foto papan larangan masuk bagi Hong Myung-bo menyebar luas. Beberapa pelaku usaha mengaku memasang tulisan tersebut sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus candaan yang dapat menghibur pelanggan.
