Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi terbawah klasemen grup dan kehilangan peluang untuk lolos ke turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Meski gagal tampil di Piala Dunia 2026, upaya mempersiapkan tim menuju edisi 2030 telah menjadi perhatian pemerintah dan federasi sepak bola nasional.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, sebelumnya menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap program pembinaan Timnas Indonesia.
Menurut Erick, persiapan menuju kualifikasi Piala Dunia 2030 harus dilakukan sejak dini karena babak penyisihan akan mulai bergulir pada tahun depan.
Ia menegaskan bahwa pengembangan kualitas pemain, kompetisi, dan pembinaan usia muda menjadi faktor penting dalam mewujudkan target tersebut.
Dengan dukungan pemerintah, federasi, dan masyarakat, harapan untuk melihat Timnas Indonesia tampil di panggung Piala Dunia 2030 kini menjadi target besar yang mulai dipersiapkan sejak sekarang.
